Cerita Sahabat

Cerita Sahabat Hadirnya banyak penulis muda yang memulai performa karya mereka melalui dunia maya membuat Alberthiene Endah terinspirasi untuk menggandeng mereka bersama sama membuat kumpulan cerpen ini Exercise al

  • Title: Cerita Sahabat
  • Author: Alberthiene Endah Jia Effendie Rendy Doroii Chicko Handoyo Soe Alexander Thian Ollie Rahne Putri Faye Yolody
  • ISBN: 9789792276961
  • Page: 235
  • Format: Paperback
  • Hadirnya banyak penulis muda yang memulai performa karya mereka melalui dunia maya, membuat Alberthiene Endah terinspirasi untuk menggandeng mereka bersama sama membuat kumpulan cerpen ini Exercise alami yang mereka gugah dari pengalaman menulis di blog membuat karya mereka berciri spontan, tajam, praktis, dan berbumbu Ketiadaan bingkai untuk menulis dalam ranah buku mHadirnya banyak penulis muda yang memulai performa karya mereka melalui dunia maya, membuat Alberthiene Endah terinspirasi untuk menggandeng mereka bersama sama membuat kumpulan cerpen ini Exercise alami yang mereka gugah dari pengalaman menulis di blog membuat karya mereka berciri spontan, tajam, praktis, dan berbumbu Ketiadaan bingkai untuk menulis dalam ranah buku membuat kreativitas mereka berkembang secara merdeka, dan hasilnya menggelitik Inilah karya Alexander Thian, Faye Yolody, Tjhai Edwin, Verry Barus, Rahne Putri, Dillon Gintings, Chicko Handoyo Soe, Jia Effendie, Rendy Doroii, Ollie, Faizal Reza, dan tentu saja Alberthiene Endah Ringan dan cocok sebagai teman minum kopi.

    • [PDF] ✓ Free Download ↠ Cerita Sahabat : by Alberthiene Endah Jia Effendie Rendy Doroii Chicko Handoyo Soe Alexander Thian Ollie Rahne Putri Faye Yolody ✓
      235 Alberthiene Endah Jia Effendie Rendy Doroii Chicko Handoyo Soe Alexander Thian Ollie Rahne Putri Faye Yolody
    • thumbnail Title: [PDF] ✓ Free Download ↠ Cerita Sahabat : by Alberthiene Endah Jia Effendie Rendy Doroii Chicko Handoyo Soe Alexander Thian Ollie Rahne Putri Faye Yolody ✓
      Posted by:Alberthiene Endah Jia Effendie Rendy Doroii Chicko Handoyo Soe Alexander Thian Ollie Rahne Putri Faye Yolody
      Published :2019-01-05T02:37:05+00:00

    1 thought on “Cerita Sahabat”

    1. Aku Mau Putus - Alexander Thian, hal. 7Aurora - Alexander Thian, hal. 21Cateutan Akika Jilid Dua, Yuk Mari - Dillon Gintings, hal. 41Djodoh, Wu Bu Ai Ni - Faye Yolody, hal. 51Cinta di Batas Angan - Alexander Thian, hal. 67Hilang - Faye Yolody, hal. 81Kontak Jodoh - Verry Barus, hal. 93Perawan Dusun - Faye Yolody, hal. 109Anak Laki-Laki yang Belum Mengenal Cinta - Tjhai Edwin, hal. 131Tentang Hujan - Tjhai Edwin, hal. 141Tidak di Sini, Mungkin Nanti - Dillon Gintings, hal. 151Untung Ada Tyas! - F [...]

    2. Definitely not my cup of tea.To be honest, not worth my time to finish it. Nor writing a quiet long review to explain why I decided to stop reading it.Tapi gue punya kesamaan 'rasa' dengan reviewnya Sulis in Wonderlandyang bisa dibaca di sini.Jadi silakan buka aja link di atas tadi.Dan oh, Jia Effendi jadi juara disini. Terima kasih, Jia. Saya berhenti membaca buku ini setelah saya cerpen-cerpenmu. Setidaknya saya menutup buku dengan bahagia. Walaupun saya tidak berminat lagi untuk menyelesaikan [...]

    3. Saya emang kurang suka sama kumcer sih, makanya dari awal juga gak berharap tinggi sama novel ini.Dibaca juga karena ada di kamar adik (iyadia emang ngumpulin bukunya para selebtwit) dan asli lagi bengong.Cerpennya standar lah. Beberapa menarik seperti karangannya Alexander Thian dan Jia Effendie, beberapa lagi so-so.2 bintang aja. 1 bintang untuk cerpennya Alexander Thian dan Jia Effendie, 1 bintang lagi untuk covernya.

    4. Bingung juga kasih bintang untuk banyak cerita dari banyak penulis. Sebagian cerita sebenarnya layak dapat bintang lebih banyak, tapi sebagian lainnya bikin saya rada malas menuntaskan baca buku ini. Ya, buku kumpulan cerita (yang cukup tebal) ini memang isinya gado-gado, kebetulan cerita yang sesuai selera tidak sebanyak cerita yang biasa saja/kurang saya suka.

    5. Oke. Setelah beberapa minggu vakum baca buku, baru mulai baca lagi kemarin. Kumpulan cerpen dari mbak AE dan friends. Ada 29 cerita, dari beberapa penulis. Sayang ga ada daftar isinya, tapi untung di review lain ada yg bikin list-nya. Kalo di Cerita Sahabat 2, kental dengan tema perselingkuhan, entah kenapa di buku pertama ini, cukup kental dengan tema cinta sesama jenis. Gimana engga, beberapa cerpen awal temanya itu. Kira2 setengah dari isi buku lah. Yang kembali bikin saya mikir: ini ada brie [...]

    6. Jujur, saya dari dulu bukan penggemar maupun pengikut kumcer. Walaupun ada beberapa buku kumcer yang menarik untuk dibaca, buku ini --sorry to say-- bukan salah satunya. Kalo gak inget punya Reading Challenge, mungkin saya gak bakalan nyelesaiin buku ini. Bukan karena ceritanya jelek, tapi karena memang saya benar-benar gak terbiasa dengan kumcer yang tergolong pendek-pendek (atau bahkan sangat pendek) ini. But ada lah beberapa cerita yang enjoy saya bacanya dan ngebuat saya kayak, 'what a plot [...]

    7. Hanya satu bintang untuk buku ini. Awalnya tertarik dengan covernya, tapi baru baca cerita awal-awalnya saja sudah tidak nyaman :( Dipaksanakan hari kedua baca lagi, sampai hari ketiga di halaman sekitar 200an, masih tidak nyaman. Antara saya yang sedang tidak mood untuk baca atau memang karena ceritanya terlalu loncat-loncat. Resiko buku yang terdiri dari beberapa cerpen ya terputus-putus ceritanya tidak nyambung antara satu dan yang lainnya. Sayang sekali saya belum sempat baca bagian Alberthi [...]

    8. Sebenarnya, sudah lama sekali saya ingin menulis sesuatu tentang buku ini. Buku ini sengaja saya beli medio 2012 lalu, suatu waktu dimana saya lagi rajin-rajinnya menulis untuk ikut lomba menulis. Kumpulan cerpen ini seakan jadi media pembelajaran untuk menambah wawasan dan melatih gaya menulis. Saya tidak menandai secara khusus cerpen-cerpen favorit maupun yang ceritanya biasa saja. Saya juga tidak mempertimbangkan siapa-siapa saja yang cerpennya ikut tayang. Yang jelas, saya harus belajar dan [...]

    9. Cerpen “Cateutan Akika Jilid Dua, Yuk Mari…” karya Dillon Gintings juga lucu dan menghibur, tentang bencong salon yang bersaing meraih cinta lelaki.Saya paling suka karya dari Faye Yolody yang berjudul “Djodoh, Wo Bu Ai Ni”. Ceritanya sederhana, tentang perempuan keturunan Tionghoa yang dijodohkan tetapi takdir membawanya meniti jalan berbeda. Ceritanya mengalir, bahasanya juga mudah dimengerti dan banyak memasukkan unsur kultur Tionghoa totok yang ada di Indonesia.Lalu ada “Telephon [...]

    10. Masih ada sekitar 8 cerita lagi yang belum dibaca. Sejauh ini paling suka cerita2nya Faye Yolody sama Kontak Jodoh nya Verry Barus. Oya, Jia Effendie juga keren kayanya ceritanya, cuma belum selesai baca.Setuju dengan beberapa review sebelumnya, tema cinta sejenis terlalu sering diangkat. I have nothing against it, tapi menjumpai tema yang sama dalam 1 buku dengan banyak penulis, di mana dari awal gw udah berharap akan membaca cerita yang lebih beragam, rasanya too much deh.Cerpennya Alexander T [...]

    11. it was OK. bisa jadi teman saat kamu kesepian, meski nggak menghibur-hibur banget. terlalu banyak cerita dengan tema cinta sejenis, bahkan cerita kedua dan ketiga berturut-turut menyajikan hal tersebut. sehingga saya berpikir, jangan-jangan tema buku ini memang sepeeti itu. meski demikian, ada beberapa cerpen yang saya sukai, di antaranya Djodoh, wo bu ai ni dan Perawan Dusun karya Faye Yolody; cerpennya Tjhai Edwin; Kita dan Angkasa serta Jawaban karya Rahne Putri; Vendetta karya Alexander Thia [...]

    12. Sejujurnya, saya tertarik membeli buku ini karena saya mengikuti salah seorang penulisnya di twitter. Pada awalnya saya sangat bersemangat untuk membaca halaman ini. Namun, ada beberapa bab dari buku ini yang hanya saya baca sekilas, karena menurut saya awalnya saja sudah membosankan. Beberapa cerita ada yang kata-katanya terlalu 'nyastra' berlebihan sehingga membuat saya 'enek' sendiri. Saya paling suka dengan ceritanya Mba Alberthiene Indah, Aurora-nya Alexander Thian, dan 'Cateutan Akika Jili [...]

    13. naksir sampul dan penasaran sama isinya sejak lama tapi ternyata isinya bukan ''makanan'' saya banget. dari semua cerita di buku ini cuma punya mbak Jia aja yang bisa saya tangkap dan bayangkan dengan baik. sisanya saya harus menahan kebosanan dan kayak, apa ya, nggak sabar langsung tamat tanpa mendapatkan rasa penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi dalam cerita tersebut. tidak jelek, bukan tipe saya saja

    14. It's ludicrous how many people dislike this book because a lot of stories have the homosexuality topic emerged. I personally didn't have a good time reading it, but it's not because I'm a homophobe. I'm not. In fact I think they are brave enough to bring such topic in this kind of country. It's just that I find most of the stories use corny way of writing. And the title of the book is a bit misleading.

    15. Ini adalah kumpulan cerpen penulis2 mudaWhat can I say???Bebas. Mengalir Apa adanya.Banyak cerita tentang cinta disini. Cinta dalam berbagai macam bentuk.Bahkan ada yang bisa menohok kita akan pesan yang disampaikanCinta yang menurut kita 'salah'. Namun, kita tidak berhak untuk menghakimiKarena cinta ya cinta.Satu kata beribu makna.

    16. Tidak semua cerpen saya baca, karena tidak semuanya menarik perhatianku. Mungkin karena itulah aku tidak tahu benang merah apa yang menjalin cerpen-cerpen di sini. Tapi aku tetap menantikan kesempatan untuk membacanya ulang dengan waktu yang lebih tepat. Ada cerpen Alberthiene Endah yang kusukai di sini, lupa judulnya apa tapi cerpennya berhasil melemparkanku ke sudut kecil masa lalu.

    17. sekian lama dan aku cuma bisa menyelesaikan 120 an halaman dengan penuh perjuangan. mungkin not my cup of tea of kumcer *halah* aku nggak menemukan cerpen yang istimewa. semua kubaca dengan ekspresi yang sama: muka datar. jadi nggak tahu deh mau kuselesaikan atau enggak nantinya, tapi untuk saat ini udah dulu deh.

    18. Beli dan baca karna follow si Alexander Thian, di timelinenya sering banget followernya bilang "Aku Mau Putus"nya keren banget. Gitu gw baca, yaah, menurut gw justru cerpen2nya si Alex ini yang bikin males baca, lebay soalnya Butuh sebulan lebih bacany karna males.

    19. Oke, jadi ini kumpulan cerpen yang dibuat oleh beberapa orang penulis.Karena yang buat adalah beberapa penulis yang berbeda, jadi isinya juga beda beda kualitasnya. Walaupun ada beberapa cerita yang bagus, tapi banyak yang menurut saya agak membosankan, dan terlalu ketebak.Jadi, yaah, gitu

    20. Sebenarnya tema yang diangkat di Cerita (para) Sahabat ini unik (dan sebagian besar bertema sama, cinta sesama jenis). Tapi sayangnya hanya beberapa saja yang "tereksekusi dengan baik". Sisanya terasa tanggung :)

    21. Kumcer ini penuh warna. Ada beberapa kisah yang kusuka seperti tulisan Albertine Endah, Rahne Putri, dan Alexander Thian. Ada pula yang membuat aku bingung, juga cara bercerita yang kurang kusuka. Tetapi membaca memang tentang rasa sih ya.

    22. Sebenarnya bintang 1,5 untuk buku ini. Beberapa cerpen memberikan akhir yang sama, tentang cinta sesama jenis. Hmmmmbosankan.Tapi ada beberapa cerpen yang membuat buku ini layak dibaca, cerpen-cerpen Jia Effendie. Ini yang membuat buku ini mendapat 2 bintang.

    23. so far bacanya,terlalu bnyk cerpen yg nyeritain kisah cinta sesama jenis.klo satu sih gpp, ini lbh dr 3cerpen kyk gitu mual lama2 bacanya.

    24. Terlalu banyak kisah tentang percintaan sesama jenis. Meski ada cerpen yang manis sekali.Beli novel ini karena pingin baca karya Faizal reza, tapi jauh dari ekspektasiku.

    25. mengapa hanya dua? maaf, saya lebih tertarik pada wanita, karena itu saya sangat tidak menyukai beberapa tulisan ini. bukan gaya penulisannya, tapi temanya. laki-laki dengan laki-laki? maaf saja

    26. Kumpulan cerpen yang ditulis oleh beberapa penulis favorit yang tanpa ragu masuk ke daftar bacaan!Tidak akan mengecewakan kok membacanya :)

    27. Tertarik beli karena beberapa penulisnya saya follow di twitter.Isinya cukup menarik. Meski ada beberapa yang tidak saya suka karena mengangkat topik orientasi seksual yang (maaf) menyimpang.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *