Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai

Sitti Nurbaya Kasih Tak Sampai Marah Rusli adalah contoh sastrawan besar Indonesia yang benar benar melampaui zamannya Ia terus hidup bersama keindahan cinta Sitti Nurbaya dan Samsulbahri bersama kenangan dan kebencian orang oran

  • Title: Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai
  • Author: Marah Rusli
  • ISBN: 9794071676
  • Page: 369
  • Format: Paperback
  • Marah Rusli adalah contoh sastrawan besar Indonesia yang benar benar melampaui zamannya Ia terus hidup, bersama keindahan cinta Sitti Nurbaya dan Samsulbahri, bersama kenangan dan kebencian orang orang terhadap peringai Datunk Meringgih yang licik, akan tetapi sekaligus memesona.Berkali kali buku Sitti Nurbaya dibaca, berkali kali pula ditemukan keindahan yang berbeda BeMarah Rusli adalah contoh sastrawan besar Indonesia yang benar benar melampaui zamannya Ia terus hidup, bersama keindahan cinta Sitti Nurbaya dan Samsulbahri, bersama kenangan dan kebencian orang orang terhadap peringai Datunk Meringgih yang licik, akan tetapi sekaligus memesona.Berkali kali buku Sitti Nurbaya dibaca, berkali kali pula ditemukan keindahan yang berbeda Berkali kali novel ini diperbincangkan, berkali kali pula ditemukan misteri yang tak sama Benarkah Samsulbahri adalah tokoh yang baik Mengapa Datuk Meringgih yang digambarkan jahat pada akhir cerita menjadi patriot yang membela tanah air, dan kemudian wafat dengan darah membasahi ibu pertiwi Siapakah sesungguhnya yang menjadi pahlawan Inilah novel tentang cinta yang indah, tentang patriotisme, dan tentang perjuangan nilai nilai kemanusiaan yang selalu ada pada tiap zaman Karena itulah, novel ini menjadi abadi.Joni Ariadinata, redaktur Majalah HorisonApabila kita membaca kembali novel Sitti Nurbaya karya Marah Rusli maka sangat boleh jadi kita akan menemukan makna makna baru.Maman S Mahayana, Kritikus Sastra

    • Best Read [Marah Rusli] ✓ Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai || [Comics Book] PDF ✓
      369 Marah Rusli
    • thumbnail Title: Best Read [Marah Rusli] ✓ Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai || [Comics Book] PDF ✓
      Posted by:Marah Rusli
      Published :2018-08-25T22:03:47+00:00

    1 thought on “Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai”

    1. Often considered as the "Indonesian Romeo & Juliet", I've finally tackled this Indonesian classic. Set in Western Sumatra (Padang) among the matrilineal Minangkabau people, this was very different from the usual Indonesian stories set in Java and Bali. I didn't have any problems with the language, but there were several outdated words used here and there. And I really enjoyed the proverbs, they were beautiful and scattered all over the novel. Samsulbahri and Sitti Nurbaya are the Romeo and J [...]

    2. Romeo and Julietnya Indonesia, Roman dan Tragedi kisah anak manusia bertempat di kota Padang tahun 1896, Sepasang remaja anak dari bangsawan Sam/Samsulbahri/Sjamsulbahri, 18 tahun anak dari Sutan Mahmud Syah, seorang penghulu di Padang dan Nur/Sitti Nurbaya/Sitti Noerbaja, 15 tahun anak dari Baginda Sulaiman saudagar kaya, mereka berdua adalah tetangga sekaligus teman satu sekolah. Mereka mulai jatuh cinta, takdir memisahkan mereka, mereka bersatu kembali, takdir memisahkan mereka untuk selamany [...]

    3. Di pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, buku ini bagai buku wajib yang harus dihafalkan. Benar, DIHAFALKAN judulnya, nama pengarangnya, temanya, dll, dll. Tapi jarang sekali ada guru bahasa yang mewajibkan murid-muridnya untuk benar-benar membacanya, halaman demi halaman. Jadi, sampai sekarang, kalau ada anak SMA --sekarang sudah gak ada ya, sudah ganti SMU??-- yang ditanyai apa isi buku ini, saya jamin 99% akan menjawab kawin paksa, titik.Padahal buku ini menuliskan banyak sekali hal selain i [...]

    4. Boleh saya bilang sebagai masterpiece dari Marah Rusli dan tonggak sejarah penting dalam khazanah sastra Indonesia. Roman ini sebagai penanda lahir dan berkembangnya era Balai Pustaka. Sangat menggambarkan kondisi socio-politik pada masanya yang membuat kita sebagai pembaca di zaman modern sekarang merasakan kehidupan masyarakat Indonesia pada masa kolonial. Ditulis dengan sangat apik oleh Marah Rusli dengan gaya bahasa Indonesia lama dengan pengaruh Minang yang sangat kental, membuat saya betah [...]

    5. Sebuah buku klasik paling populer dari kesusastraan lama Indonesia. Saya membacanya waktu kelas 1 SMA. Isi ceritanya sangat bagus sekali, meskipun terlihat perbedaan yang terlalu jelas antara karakter antagonis dengan protagonis. Datuk Maringgih digambarkan sebagai tokoh yang berperawakan buruk rupa, culas, dengki, mata keranjang, suka menghalalkan segala cara, mata duitan, pelit, tetapi juga merupakan saudagar kaya dengan kelakuannya yang kampungan. Andai kepalanya sendiri bisa dijual mahal, ba [...]

    6. this story is identical with arranged-marriage. however, the main idea isn't about it. however, it is siti nurbaya herself who accept datuk mariggi's proposal. so where the arrangement for the marriage, actually?somehow, i dont like what siti nurbaya did by marrying datuk. but its a choice. and it makes my rate lose one star from "i really like it" to only "i like it"

    7. First of all, kenapa buku ni judul dia letak nama Sitti Nurbaya? Sebab aku rasa Samsu punya kasih lagi tak sampai. Mungkin sebab adat perempuan dipaksa kahwin oleh ibubapa kot. Cerita sedih sepanjang hayat. Cuma part gembira satu malam sebelum Samsu sambung belajar di Jakarta. First time aku baca cerita yang hero dia tak ada roh spiritual yang kuat. Hero selalunya digambarkan sebagai watak yang takkan terkalahkan dengan apa pun. Tapi buku ini, nyatanya beda ya. Heronya pingin mati aja. Faham je [...]

    8. It tells about the people of minang and all their tradition. Especially, a unique and unmoral behaviour to force a father's will to his daughter to marry someone else. It's because the father had a lot of debt to that person.

    9. suka di bagian marah rusli membicarakan tentang pernikahan dan perempuan di awal-awal cerita, namun di akhir-akhir cerita terasa ada inkonsistensi, yaitu pembagian peran wanita dan pria yang menjadi kaku, tidak secair di awal cerita.

    10. Buku lama yang wow bangetlah. Baca pertama kali pas SMA, terus baca lagi beberapa kali setelah itu. Entah sekarang masih ada atau nggak jualannya di toko buku.

    11. ~Sitti Nurbaya~Oleh : Marah RoesliPenerbit : Balai PustakaPenyandur : Ragdi F. Daye.Dia si Nur, alias Sitti Nurbaya. Seorang gadis Padang yang berayahkan Baginda Sulaiman. Kekasih dari Samsul Bahri dan kemudian menikah dengan Datuk MaringgihPernikahan itu bukan salah ayah. Sungguh ada hal lain yang membuat Nurbaya harus menikah dengan Datuk Maringgih.Padahal ia sudah berjanji kepada Samsul Bahri untuk menjadi istri dunia dan akhiratnya. Bagaimana bisa ia menikah dengan orang yang tak dicintainya [...]

    12. Apa lah nasib jadi Perempuan. Apakah selamanya akan jadi budak kepada Lelaki?Buku ini membawa mesej yang sangat jelas. Satu kritik sosial kepada adat yang membudakkan wanita. Membincangkan tentang cinta yang tak kesampaian, perkahwinan, poligami, status wanita, tugas sebenar lelaki dan wanita dalam perkahwinan. Saya benci sekali membacanya, berkenaan tugas lelaki yang cuma beristeri, dan harus pula beristeri ramai. Tapi tugas memberi nafkah, membayar wang perkahwinan semuanya terbeban kepada kel [...]

    13. Novel klasik Indonesia yang melegenda. Sering muncul di soal soal bahasa Indonesia waktu SMP/SMA dulu. Pertama kali membaca Novel ini ketika masih SD, dulu ngga paham sama bahasanya karena ditulis dengan bahasa Melayu. Tapi karena itu pula, saya tertarik untuk membacanya lagi dan lagi, dan masi tetap menarik untuk dibaca. Dalam novel ini, Marah Rusli menggambarkan kasih tak sampai Sitti Nurbaya & Samsulbahri dengan sangat hidup. Kalau boleh dibilang, novel klasik ini mirip dengan cerita Rome [...]

    14. Finally, I read this old-story that I only heard in my text book. You may call this as a folk version of Romeo-Juliet, but more dramatic and full of cultural wisdom. One of the best sad-ending story I've ever read.

    15. 3.5 starsNovel klasik ini menggunakan kalimat-kalimat yang puitis sekali. Dan seharusnya tidak perlu ada daftar isi yang memuat judul setiap bab karena agak spoiler sih. Tampaknya novel ini juga menyelipkan pemikiran Marah Rusli mengenai poligami dan pernikahan dini.

    16. Indonesia's Romeo and Juliet set with discussions of value of traditions versus changing cultural mores, particularly those of the matriarchal societies of Sumatra.

    17. Cerita yang sangat memukau untuk sebuah karya sastra yang mampu bertahan di beberapa zaman, sungguh novel ini sepertinya akan tetap abadi di hati para penggemar sastra. Semua kalangan menurut saya sudah memahami atau paling tidak pernah mendengar kisah kasih tak sampai Sitti Nurbaya dan Samsulbahri ini. Ceritanya bermula dari persahabatan Sam dan Nur semenjak mereka masih kecil, mereka adalah anak-anak dari orang kaya dan terhormat di Padang,yang mana Sam adalah anak dari seorang Penghulu yang b [...]

    18. Awal mula baca halaman2 awal saya merasa salah memilih bacaan karena melihat bahasa yang dipakai adalah bahasa melayu. Saya kira saya membaca novel ini dengan terjemahan melayu karena jujur aja banyak kosa kata yang saya gak ngerti, seperti bendi, bedil, "bisa" jadi "boleh", ada jadi adalah, sebagai bisa bermakna seolah atau seperti, dan lain-lain. Tapi ternyata setelah searching di google memang bahasa yang dipakai penulis adalah melayu. Nah, karena saya penasaran kisah Sitti Nurbaya yang seben [...]

    19. Secara pribadi gaya berbahasa Melayu lama yang kurang familier di telinga saya tidak mendapat rasa kagum secara mendalam terhadap gaya berbahasanya. Cerita terkesan terlalu 'terang-terang'-an dan transparan tanpa ada banyak keterkejutan. Saya merasa menjadi pembaca yang pasif dan hanya bisa 'mengangguk-angguk' karena penjelasan cerita yang demikian blak-blakan. Namun, kekuatan dari buku ini adalah topik yang diangkat Marah Rusli begitu berani dan kompleks serta disajikan dengan elaborasi pemikir [...]

    20. Banyak sekali hal yang harus dikonfirmasi di masyarakat bila kita sudah membaca buku ini. Salah satu yang terpenting, adalah anggapan bahwa Siti Nurbaya identik dengan perjodohan. 'Zaman Siti Nurbaya' yang selalu dikatakan sebagai zaman dimana wanita seakan lemah dan ditindas sama sekali tidak benar. Nur--nama panggilan Siti Nurbaya--tidak pernah dijodohkan dengan Datuk Maringgi. Gadis itu justru merelakan dirinya menikah dengan Datuk Maringgi dalam rangka menyelamatkan ayahnya yang terlilit uta [...]

    21. Siapa sih yang bilang cerita Sitti Nurbaya itu tentang kawin paksa? Mungkin kalian hanya membaca sinopsis. Buku ini adalah hasil buah pikiran dari bagaimana Marah Rusli mengkritik tradisi di tanah kelahirannya, tentang bagaimana ia terus mempertanyakan kebebasan manusia yang terbelenggu oleh sistem sosial di masyarakat. Semua pemikiran tersebut tertuang dalam cerita yang memiliki intonasi bahwa rasanya dunia ini begitu tidak adil. Tokoh karakter bertubi-tubi dibuat mendapat masalah yang alurnya [...]

    22. Ini salah satu buku yg diijinkan oleh bapakku utk dibaca di dpn hidungnya wkt jaman aku sekolah. (aku gak boleh baca buku cerita/komik masa sekolah)Bacanya hati2 bgt, selain covernya udah ilang, halamannya jg udah gak rapi lg, bahasanya jg sangat berbeda dgn yang sering aku gunakan di sekolah (bacanya pas SD).Aku yg sgt suka dengan "hepi ending" (maklum msh kecil), kaget wkt selesai baca buku ini dan jd gak suka. Mikir, apa ada org yg bernasib sama spt siti dan syamsul di dunia ini (maklum, msh [...]

    23. RingkasanSitti Nurbaya dan Samsul Bahri telah berteman sejak kecil. Rumah mereka berdekatan pun keluarga sudah saling mengenal. Meskipun sebenarnya dalam hati Samsu ada perasaan lain terhadap Nurbaya. Hingga pada saat Samsu akan berangkat ke Jawa untuk meneruskan sekolah ia memberanikan diri untuk menyatakan perasaan cinta dan kasihnya kepada Nurbaya yang ternyata tidak bertepuk sebelah tangan.Ayah Nurbaya, Baginda Sulaiman yang memiliki banyak usaha sukses dan termasyhur hendak dihancurkan oleh [...]

    24. Bukan zaman Sitti NurbayaTiap dengar itu saya pikir Sitti Nurbaya memang dipaksa dijodohin sama orang tuanya. Dulu pas baca buku ini waktu SMP, saya baru tau, ternyata Sitti Nurbaya tidak dipaksa kawin kok, dia cumagterpaksa.Kasian banget ya Nurbaya sama Samsulbahri. Kurang apa lagi coba. Sudah cakep dua-duanya. Masa depan tampak terbentang indah di hadapan mereka. Tapi, apalah daya. Betul-betul kasih tak sampai ini namanya *tepoktepok air mata di pipi.Sitti Nurbaya ini dulu difilmkan kan ya, ta [...]

    25. Tau gasih? Dari kecil sampe kelas 3 smp kemaren, saya taunya Sitti Nurbaya DIPAKSA menikah (alias dijodohkan) sama Datuk MaringgiEh ternyata, ceritanya gak gitu-__-" Sitti Nurbaya ikhlas kok nikah sama dia demi bapaknya U.U Jadi banyak orang di Indonesia ini salah kaprah WkwkwkwkGambaran saya tentang Datuk Maringgi juga berubah total Dibuku cerita rakyat, di film2, dia digambarkan tuh kaya raya, royal, pakaiannya bagus2, dan rumahnya segede apaan tauk mang sih dia kaya, tapi ternyata dia pelit, [...]

    26. baru kali ini membaca kisah legendaris ini secara utuh, cerita tentang Samsul bahri dan Sitti Nurbaya. mungkin telah banyak review tentang buku ini, menurut saya Marah Rusli menyajikan jalan cerita yang sungguh menarik dalam novel ini, dimana klimaks ceritanya sungguh tak dinyana sebelumnya. ditulis dengan gaya bahasa melayu (my favourite), novel ini sarat akan kritik sosial akan keadaan kaum perempuan di masa itu dan juga penuh akan pesan moral. seperti karya nya yg lain semacam "memang jodoh", [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *