Apa Itu Black Hole / Lubang Hitam di Angkasa?

Apa Itu Black Hole / Lubang Hitam di Angkasa?

Apa Itu Black Hole / Lubang Hitam di Angkasa? – Lubang hitam adalah volume ruang di mana gravitasi cukup ekstrim untuk mencegah lepasnya partikel yang bergerak paling cepat sekalipun. Bahkan cahaya pun tidak bisa lepas, karenanya disebut lubang ‘hitam’

Seorang fisikawan dan astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild mengusulkan versi modern dari black hole pada tahun 1915 setelah muncul dengan solusi yang tepat untuk perkiraan Einstein tentang relativitas umum.

Schwarzschild menyadari bahwa massa dapat diperas menjadi titik yang sangat kecil. Ini akan membuat ruangwaktu di sekitarnya melengkung sehingga tidak ada apa pun – bahkan foton cahaya tanpa massa – yang bisa lolos dari lengkungannya.

Puncak luncuran lubang hitam menjadi terlupakan hari ini disebut sebagai horizon peristiwa, dan jarak antara batas ini dan inti padat tak terhingga – atau singularitas – dinamai menurut Schwarzschild.

Secara teoritis, semua massa memiliki jari-jari Schwarzschild yang dapat dihitung. Jika massa Matahari terjepit menjadi titik yang sangat kecil, itu akan membentuk lubang hitam dengan radius hanya di bawah 3 kilometer (sekitar 2 mil).

Demikian pula, massa Bumi akan memiliki jari-jari Schwarzschild hanya beberapa milimeter, membuat lubang hitam tidak lebih besar dari marmer.

Selama beberapa dekade, black hole adalah kekhasan eksotis relativitas umum. Fisikawan menjadi semakin yakin akan keberadaan mereka ketika benda-benda astronomi ekstrem lainnya, seperti bintang-bintang neutron, ditemukan. Hari ini diyakini sebagian besar galaksi memiliki lubang hitam mengerikan pada intinya.

Seberapa Besar Lubang Hitam?

Lubang hitam bisa besar atau kecil. Para ilmuwan berpikir lubang hitam terkecil adalah sekecil hanya satu atom. Lubang hitam ini sangat kecil tetapi memiliki massa gunung yang besar. Massa adalah jumlah materi, atau “barang,” dalam suatu objek.

Jenis lain dari lubang hitam disebut “bintang.” Massanya bisa mencapai 20 kali lebih banyak dari massa matahari. Mungkin ada banyak, banyak lubang hitam massa bintang di galaksi Bumi. Galaksi bumi disebut Bimasakti.

Lubang hitam terbesar disebut “supermasif.” Lubang hitam ini memiliki massa yang lebih dari 1 juta matahari bersama. Para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa setiap galaksi besar berisi lubang hitam supermasif di pusatnya. Lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti disebut Sagitarius A. Memiliki massa yang sama dengan sekitar 4 juta matahari dan akan muat di dalam bola yang sangat besar yang dapat menampung beberapa juta Bumi.

Bagaimana Lubang Hitam Terbentuk?

Para ilmuwan berpikir lubang hitam terkecil terbentuk ketika alam semesta dimulai. Lubang hitam bintang dibuat ketika pusat bintang yang sangat besar jatuh pada dirinya sendiri, atau runtuh. Ketika ini terjadi, itu menyebabkan supernova. Supernova adalah bintang yang meledak yang meledakkan sebagian bintang ke luar angkasa. Para ilmuwan berpikir lubang hitam supermasif dibuat bersamaan dengan galaksi tempat mereka berada.

Jika Lubang Hitam Itu “Hitam,” Bagaimana Para Ilmuwan Tahu Mereka Ada Di Sana? Lubang hitam tidak dapat dilihat karena gravitasi yang kuat menarik semua cahaya ke tengah lubang hitam. Tetapi para ilmuwan dapat melihat bagaimana gravitasi yang kuat mempengaruhi bintang-bintang dan gas di sekitar lubang hitam. Para ilmuwan dapat mempelajari bintang untuk mengetahui apakah mereka terbang di sekitar, atau mengorbit, lubang hitam.

Ketika lubang hitam dan bintang saling berdekatan, cahaya berenergi tinggi dibuat. Cahaya semacam ini tidak bisa dilihat dengan mata manusia. Para ilmuwan menggunakan satelit dan teleskop di ruang angkasa untuk melihat cahaya berenergi tinggi.

Bisakah Lubang Hitam Menghancurkan Bumi?

Lubang hitam tidak berputar di ruang makan bintang, bulan dan planet. Bumi tidak akan jatuh ke dalam lubang hitam karena tidak ada lubang hitam yang cukup dekat dengan tata surya sehingga Bumi dapat melakukannya. Sekalipun lubang hitam memiliki massa yang sama dengan matahari untuk menggantikan matahari, Bumi tetap tidak akan jatuh. Lubang hitam akan memiliki gravitasi yang sama dengan matahari. Bumi dan planet-planet lain akan mengorbit lubang hitam karena mereka mengorbit matahari sekarang.

Matahari tidak akan pernah berubah menjadi lubang hitam. Matahari bukanlah bintang yang cukup besar untuk membuat lubang hitam.

Bagaimana NASA Mempelajari Lubang Hitam?

NASA menggunakan satelit dan teleskop yang bepergian di luar angkasa untuk mempelajari lebih lanjut tentang lubang hitam. Pesawat ruang angkasa ini membantu para ilmuwan menjawab pertanyaan tentang alam semesta.